BBTPPI
Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri

INFORMASI

KEMENPERIN PASTIKAN INDUSTRI TERAPKAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH
28 SEP 2020 - 18:09

Kementerian Perindustrian memastikan industri menerapkan teknologi pengolahan limbah dengan baik dengan menyiapkan teknologi pencegahan pencemaran industri melalui Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI) Semarang, Jawa Tengah.

“Untuk menjawab permasalahan itu, BBTPPI Kemenperin mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Limbah Industri secara online di Semarang, dengan melibatkan IKM produk pangan, batik dan industri yang berada di sekitar Solo Raya,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Doddy Rahadi lewat keterangan resmi diterima di Jakarta, Sabtu.

Sebanyak 40 industri menengah besar, 50 IKM di Solo Raya dan 110 industri lain se-Jateng yang berpotensi bermasalah dalam pengolahan limbah, menjadi peserta Bimtek untuk mengetahui lebih dalam menangani limbah pada industri.

Dalam sambutannya, Doddy mengatakan Kemenperin telah mengidentifikasi isu-isu yang harus dihadapi di sektor industri di Tanah Air. Salah satunya adalah isu pencemaran sungai Bengawan Solo akibat limbah industri dan peternakan di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo.

"Hal ini sejalan dengan kebijakan Gubernur Provinsi Jateng terkait dengan pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran pada sungai Bengawan Solo," kata Doddy.

Untuk mengendalikan dampak negatif dari limbah industri, menurutnya, pengelolaan limbah yang dihasilkan harus sesuai dengan karakteristik dari limbah tersebut. Saat ini perkembangan teknologi pengelolaan limbah industri terus berkembang sejalan dengan makin tingginya permasalahan lingkungan.

Dia juga mengapresiasi untuk BBTPPI yang telah melakukan inovasi-inovasi teknologi dalam pengelolaan limbah industri, seperti PLANET 2020 atau Pollution Prevention based on Anaerobic-Aerobic-Wetland Integrated Technology 2020.

Kemudian HAOP atau Hybrid Advance Oxidation Process, Elektro-Flotasi, Online Monitoring Emisi atau Adaptive Monitoring System dan Online Monitoring Air Limbah.

Sumber: https://www.antaranews.com/