Jl. Ki Mangunsarkoro No. 6, Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
024 - 8316315, 8450651
(024) 8414811
082134525006
LOGIN PELANGGAN
BERITA POPULER

Sertifikasi Industri Hijau akan Digratiskan

01 Nov 2016 10:10:00

Sumber : Website Kementerian Perindustrian dari Media Indonesia

Kementerian Perindustrian mendorong pola industri hijau sebagai upaya mendongkrak ....

Kebijakan Industri Nasional

24 Mei 2017 11:30:55

Visi pembangunan Industri Nasional sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2008 tentang Kebijakan Industri Nasional ....

BBTPPI menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi ISO 9001:2015

16 Agu 2016 13:00:00

Pada tahun 2015, ISO melakukan revisi beberapa standard manajemen atas persyaratan yang ditetapkan. Perkembangan terhadap pengelolaan resiko atas ....

BISQA

18 Jul 2018 14:06:00

Profil

LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) adalah lembaga sertifikasi sistem manajemen mutu yang telah diakreditasi (diakui) oleh Komite Akreditasi Nasional - Badan Standardisasi Nasional (KAN-BSN) dalam memberikan sertifikat ISO 9001.

Dengan telah masuknya KAN-BSN ke dalam keanggotaan Pacific Accreditation Cooperation (PAC) dan International Accreditation Forum, Inc. (IAF Inc.) maka sertifikat yang dikeluarkan oleh LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) diakui oleh negara-negara anggota PAC atau pun IAF.

LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) juga sebagai anggota dari Asosiasi Lembaga SertifikasiIndonesia (ALSI).

Dalam kegiatan sertifikasi sistem manajemen mutu, LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) memiliki komitmen terhadap ketidakberpihakan, mengelola konflik kepentingan, dan menjamin objektivitas.

Untuk Informasi Sertifikasi BISQA bisa download disini


Lingkup Akreditasi

  1. Produk makanan, minuman dan tembakau (03)
  2. Tekstil dan produk tekstil (04)
  3. Kayu dan produk kayu (06)
  4. Bahan kimia, produk kimia dan serat (12)
  5. Obat-obatan (13)
  6. Produk karet dan produk plastik (14)
  7. Konstruksi (28)
  8. Jasa Keuangan, Real Estate, Penyewaan (32)
  9. Kesehatan dan Tugas Sosial (38)

Alur Proses


Informasi Sertifikasi

 

PROSES SERTIFIKASI ISO 9001

  1. Sertifikasi awal
  2. Surveilen
  3. Pembekuan sertifikat
  4. Pencabutan sertifikat
  5. Pengurangan lingkup
  6. Perluasan lingkup
  7. Sertifikasi ulang

PROSES SERTIFIKASI AWAL

  1. Konfirmasi
    • Calon klien mendapatkan informasi tentang sertifikasi ISO 9001 dari LSSM BBTPPI Semarang (BISQA).
  2. Permohonan
    • Calon klien mengisi dan menyerahkan permohonan sertifikasi ISO 9001, dilampiri:
      1. Struktur organisasi
      2. Profil perusahaan
      3. Diagram alir proses produksi
      4. Pedoman Mutu dan Prosedur Mutu Sistem Manajemen 
      5. Rekaman Audit Internal dan Tinjauan Manajemen
  3. Kesepakatan biaya
    1. LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) menginformasikan biaya sertifikasi kepada calon klien
    2. Calon klien menyetujui biaya tersebut kepada LSSM BBTPPI Semarang (BISQA)
  4. Kontrak
    1. Calon klien dan LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) menandatangani surat perjanjian kerjasama sertifikasi
    2. Calon klien melunasi biaya sertifikasi
  5. Audit tahap 1
    1. Klien menerima pemberitahuan audit dari LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) yang berisi tim, waktu dan rencana kegiatan audit
    2. Auditor LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) melaksanakan audit terhadap dokumentasi sistem manajemen dan mengevaluasi:
      • lokasi dan kondisi lapangan organisasi yang spesifik,  status dan pemahaman klien berkenaan dengan persyaratan standar
      • pengumpulan informasi penting berkenaan dengan lingkup sistem manajemen, proses dan lokasi klien dan aspek perundang-undangan dan hukum dan pemenuhannya
      • alokasi sumber daya
      • evaluasi internal audit dan kaji ulang manajemen
  6. Perbaikan hasil audit tahap 1
    1. Klien memperbaiki sistem manajemen  berdasarkan laporan hasil audit tahap 1
    2. b. LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) memverifikasi hasil perbaikan klien
  7. Audit tahap 2
    1. Klien menerima pemberitahuan audit dari LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) yang berisi tim, waktu dan rencana audit
    2. Klien menyetujui rencana pelaksanaan audit
    3. Auditor LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) melaksanakan audit terhadap penerapan sistem manajemen klien
  8. Perbaikan hasil audit tahap 2
    1. Klien memperbaiki sistem manajemen berdasarkan laporan hasil audit tahap 2
    2. LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) memverifikasi hasil perbaikan klien
  9. Penerbitan sertifikat
    1. Tim Komite Keputusan Sertifikasi LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) membahas hasil audit sertifikasi awal
    2. Jika perlu penyempurnaan perbaikan, LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) memberitahukan kepada klien untuk ditindaklanjuti
    3. Dalam hal hasil Rapat Komite Keputusan Sertifikasi memutuskan untuk memberikan sertifikat, LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) menerbitkan sertifikat dengan masa berlaku tiga tahun kemudian diserahkan kepada klien.

PROSES SURVEILEN

  1. LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) memberitahukan rencana audit surveilen dan biaya surveilen kepada klien
  2. Klien melunasi biaya pengawasan berkala
  3. Klien menerima pemberitahuan audit dari LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) yang berisi tim, waktu dan rencana audit
  4. Klien menyetujui pelaksanaan audit surveilen. Klien dapat mengajukan keberatan tentang tim dan waktu audit ke LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) yang akan disesuaikan seperlunya
  5. Auditor LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) melaksanakan audit terhadap penerapan sistem manajemen klien
  6. Klien menyelesaikan perbaikan berdasarkan laporan hasil audit surveilen, disampaikan ke LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) sesuai dengan persyaratan jangka waktu perbaikan hasil surveilen

PEMBEKUAN, PENCABUTAN ATAU PENGURANGAN RUANG LINGKUP SERTIFIKASI

  1. Sertifikat klien akan dibekukan pada kasus, sebagai contoh:
    1. gagal secara total dan tidak serius dalam menerapkan Sistem Manajemen ;
    2. tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan;
    3. tidak memperbolehkan surveilen atau sertifikasi ulang;
    4. meminta pembekuan secara sukarela
  2. Dalam kondisi pembekuan, sertifikasi sistem manajemen mutu klien tidak berlaku sementara
  3. Klien dilarang menggunakan sertifikasinya untuk keperluan promosi lebih lanjut
  4. LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) membuat status pembekuan sertifikasi yang dapat diakses publik dan melakukan tindakan lain yang sesuai
  5. Jika klien telah dapat memenuhi kembali persyaratan sertifikasi, sertifikat diberlakukan kembali
  6. Kegagalan untuk menyelesaikan masalah pokok dari pembekuan dalam jangka waktu yang ditetapkan, LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) mencabut atau mengurangi ruang lingkup sertifikasi
  7. Apabila terjadi pencabutan sertifikat, LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) memberitahukan kepada Klien terkait bahwa sertifikat sistem manajemen ISO 9001 klien sudah tidak berlaku dan harus menyerahkan kembali sertifikat sistem manajemen ISO 9001 asli kepada LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) serta untuk menghentikan penggunaan seluruh materi periklanannya yang memuat acuan sertifikasi
  8. LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) mengurangi ruang lingkup sertifikasi klien untuk bagian-bagian yang tidak memenuhi persyaratan, bila klien gagal secara total memenuhi persyaratan sertifikasi untuk bagian-bagian dari ruang lingkup sertifikasi tersebut
  9. Apabila terjadi pengurangan ruang lingkup, LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) menerbitkan sertifikat sistem manajemen ISO 9001 baru sesuai dengan ruang lingkup dan mencabut sertifikat sistem manajemen ISO 9001 lama. LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) memberitahukan kepada Klien terkait bahwa sertifikat sistem manajemen ISO 9001 yang lama sudah tidak berlaku dan harus menyerahkan kembali sertifikat sistem manajemen ISO 9001 asli kepada LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) serta merubah seluruh materi periklanannya pada saat lingkup sertifikasi dikurangi

PERLUASAN RUANG LINGKUP SERTIFIKASI

  1. Klien mengajukan permohonan perluasan lingkup sertifikasi
  2. LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) melakukan kajian terhadap permohonan dan menentukan kegiatan audit terhadap butir-butir persyaratan ISO 9001 yang relevan dengan perluasan ruang lingkup
  3. LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) menginformasikan biaya perluasan lingkup sertifikasi kepada klien
  4. Klien menyetujui biaya tersebut
  5. Klien melunasi biaya perluasan lingkup
  6. Klien menerima pemberitahuan audit dari LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) yang berisi tim, waktu dan rencana audit
  7. Klien menyatakan kesepakatan pelaksanaan audit. Klien dapat mengajukan keberatan tentang tim dan waktu audit ke LSSM BBTPPI Semarang (BISQA), yang akan disesuaikan seperlunya
  8. LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) melaksanakan audit terhadap butir-butir persyaratan ISO 9001 yang relevan dengan perluasan ruang lingkup
  9. Klien memperbaiki sistem manajemen berdasarkan laporan hasil audit
  10. Tim keputusan sertifikasi LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) membahas hasil audit perluasan lingkup. Jika perlu penyempurnaan perbaikan, LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) memberitahukan kepada klien untuk ditindaklanjuti
  11. LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) menerbitkan sertifikat kemudian diserahkan kepada klien. Kegiatan perluasan ruang lingkup sertifikasi dapat dilakukan bersamaan dengan audit surveilen

PROSES SERTIFIKASI ULANG

  1. LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) memberitahukan rencana audit sertifikasi ulang dan biaya sertifikasi ulang kepada klien
  2. Klien menyetujui biaya sertifikasi ulang kepada LSSM BBTPPI Semarang (BISQA)
  3. Klien dan LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) menandatangani surat perjanjian kerjasama sertifikasi ulang
  4. Klien melunasi biaya sertifikasi ulang
  5. Klien menerima pemberitahuan audit dari LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) yang berisi tim, waktu dan rencana audit
  6. Klien menyetujui pelaksanaan audit sertifikasi ulang. Klien dapat mengajukan keberatan tentang tim dan waktu audit ke LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) yang akan disesuaikan seperlunya
  7. LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) melaksanakan audit penerapan sistem manajemen ISO 9001
  8. Klien menyelesaikan perbaikan berdasarkan laporan hasil audit sertifikasi ulang, disampaikan ke LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) sebelum masa berlaku sertifikat habis
  9. LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) memverifikasi hasil perbaikan klien
  10. Tim Komite Keputusan Sertifikasi LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) membahas hasil audit sertifikasi ulang. Jika perlu penyempurnaan perbaikan, LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) memberitahukan kepada klien untuk ditindaklanjuti
  11. LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) menerbitkan sertifikat kemudian diserahkan kepada klien.

Catatan : Bila terdapat perubahan yang signifikan pada sistem manajemen klien, audit sertifikasi ulang mungkin membutuhkan audit tahap 1 seperti pada proses sertifikasi awal.

ATURAN PENGGUNAAN TANDA ISO 9001 DAN LOGO LSSM BBTPPI SEMARANG (BISQA)

  1. Mengajukan konsep penggunaan logo, sehingga mendapatkan ijin tertulis dari BISQA
  2. Dapat digunakan oleh organisasi sesuai dengan Lingkup Sertifikatnya
  3. Dapat digunakan dalam Publikasi Organisasi termasuk dalam bentuk Kop Surat, Brosur, Kartu Nama, Iklan dll.
  4. Dicetak sesuai dengan ukuran yang proporsional dengan warna yang sama, atau dalam satu warna yang sesuai
  5. Tidak boleh digunakan/dipasang pada produk
  6. Menghentikan penggunaan seluruh materi periklanan yang memuat acuan sertifikasi, sebagaimana ditentukan oleh LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) bila terjadi pembekuan atau pencabutan sertifikasi
  7. Merubah seluruh materi periklanan pada saat lingkup sertifikasi dikurangi

Biaya Sertifikasi

Biaya sertifikasi SIstem Mutu  telah ditetapkan oleh Menteri Keuangan nomor: 92/PMK.05/2016 tentang Tarif Badan Layanan Umum Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Pada Kementerian Perindustrian

No. Jenis Besaran Industri Satuan Tarif (Rp) Keterangan
1 Golongan I (Kecil) Per Perusahaan/Sertifikat 10.000.000 4 OH
2 Golongan II (Menengah) Per Perusahaan/Sertifikat 13.000.000 6 OH
3 Golongan III (Besar) Per Perusahaan/Sertifikat 16.000.000 8 OH

 

Download Form Aplikasi

  • Form Permohonan Sertifikasi download disini